Iseng ah main kerumah kamu

Standar

Boong deh aku gak main kok, aku cuma lewat depan rumah kamu doang kok. Abis selama pacaran kan aku sama sekali belum pernah tau dimana rumah kamu, jadi gak salah dong kalo mau main.

Kamu bingung kan? Kok aku bisa kerumah kamu

Lanjutkan membaca

Iklan

Selamat ya akhirnya sidang juga

Standar

Kamu tau?

Hari ini, satu persatu teman seperjuangan ku diselimuti rasa cemas. Lebih tepatnya harap harap cemas menunggu namanya dipanggil. Mereka lagi mau sidang, Bukan sidang tilang tapi sidang skripsi. Aku gak heran kenapa mereka cemas, karena ini merupakan penentuan dan penantian bagi mereka untuk mendapatkan gelar sarjana.

Jujur hari ini perasaanku campur aduk, sebagai teman aku pun bangga teman-temanku yang selama 4 tahun bersama bisa tersenyum bahagia. Tapi disisi lain akupun ikut cemas, karena aku masih harus memperjuangkan tugas akhir agar akupun bisa menyusul mereka di semester depan.

Emmm ngomong ngomong kamu apa kabar?

Semenjak putus aku gak tau kabar kamu gimana, Tapi jujur aku bangga, akhirnya kamu bisa sidang juga. walaupun kita udah bukan siapa siapa tapi tetep kamu harus perjuangin apa yang seharusnya diperjuangin. Jangan males, aku tau kamu bisa. Jadi bilang sama pacar kamu yang gak ganteng-ganteng amat itu biar selalu support kamu.

Aku gak mau panjang lebar ah ngomongnya nanti kalo dia baca kan bahaya, segitu aja deh ceritanya. Bye bye pacar orang

 

Selamat Ulang Tahun Cantik

Standar
22 tahun yang lalu ada seorang bidadari yang diturunkan dari langit, langit bersedih karena harus merelakan salah satu bidadarinya turun ke bumi.
Kamu gak perlu tanya bidadari itu siapa?
Karena hari ini bidadari yang cantik  itu ulang tahun, konon kabarnya ia tinggal di Cengkareng Jakarta barat. Namun keberadaanya aku tidak tau karena dia selalu menolak kalau aku ingin antarkan pulang.
Mungkin karena bidadari gak suka naik motor, tapi sudahlah lupakan
Selamat ulang buat kamu semoga diusia yang ke 22 tahun ini kamu bisa lebih dewasa, jadi pemberani dan gak penakut lagi.

Tapi tau kah kamu kalau bidadari cantik pernah menangis gara –  gara aku?

Gara gara aku tampakan muka yang tidak semestinya, padahal bukan itu maksudku aku cuma takut kamu risih dengan becaandaan itu.
Dan aku gak tau lagi apa yang harus ku lakukan untuk deketin kamu.
Ternyata aku salah, aku hanya terlalu takut untuk mengungkapkan ini semua.

Mungkin cuma itu yang bisa aku sampein, selebihnya aku gak tau mau ngomong apa.

Tapi aku yakin nanti kamu akan tau apa yang aku rasain saat ini.

Tapi kalau kamu penasaran coba liat ada apa dibalik jendela

Karma

Standar
Sepertinya aku kena karma dengan perkataan ku sendiri, aku kerap kali melontarkan kata” yang mungkin tidak pantas di ucapkan contohnya dasar penakut kepada orang lain termasuk kamu.

Karma itu tidak secepat api yang melesat kencang tapi sedikit sedikit masuk perlahan, sampai akhirnya aku kena batunya.

Aku lupa mengembalikan buku di perpustakaan yang sudah lama ku pinjam, aku kira pihak perpustakaan tidak akan mengetahuinya ternyata tidak.

Mereka memiliki data yang lengkap, aku sempat ingin mengembalikannya namun aku takut denda yang akan kuterima terlalu tinggi sampai akhirnya aku menunda dan terus menunda.
Sampai akhirnya aku mendapatkan email dari pihak perpustakaan yang berisi himbauan agar aku mengembalikan buku yang telah usang tersebut.
Aku beranikan diri untuk mengembalikan buku tersebut, ternyata benar aku harus menanggung biaya cukup mahal sekitar rp 2 jutaan  tapi untungnya aku mendapatkan keringanan yang bisa aku cicil 2 kali tanpa riba.
Sudahlah anggap aja itu teguran dan sang pencipta alam agar aku mensedakohkan uang yang ku punya, aku selalu optimis bahwa dibalik ini semua pasti ada khikmahnya.
Yang menjadi persoalan ku saat ini bukan bagaimana aku membayar sisa cicilan tersebut, tapi bagaimana mempersiapkan kejutan dihari ulang tahunmu dengan budget seadanya, karena sudah aku pakai untuk membayar denda pengembalian buku tersebut.
Aku harap kamu memakluminya, tapi percayalah padaku dengan budget yang seadanya aku pasti bisa membuat mu gak bakal bisa berhenti senyum senyum sendiri dan gak bisa melupakan momen tersebut.

Dari pengagum rahasiamu

Adakah lelaki lain dihatimu?

Standar
Aku bertanya tanya apakah hati bidadari cantik itu sudah dimiliki oleh laki laki lain?
Temannya pernah berkata kepadaku kalau ia masih sendiri. Tapi aku belum sepenuhnya yakin dengan perkataan temannya itu. Oleh karena itu Aku beranikan diri untuk mencoba menanyakan hal tersebut, tapi nihil.
Setiap kali kutanyakan dia belum mau menjawabnya. Mungkin saat ini ia belum berkenan untuk memberitahukannya kepadaku, tapi itu malah membuatku semakin penasaran.
Yang aku takutkan adalah jika aku tau hatinya masih dimiliki oleh laki laki lain, ah sudahlah semoga itu hanya prasangka negatif ku saja.